PDQ Inventory Free Download Software Inventory & Asset Management untuk Windows
PDQ Inventory 20.1.28.0 adalah software Windows yang dirancang untuk membantu administrator IT mengumpulkan, melihat, dan mengelola informasi tentang komputer yang berada di jaringan. Dengan software ini, administrator dapat mengetahui hardware, software yang terpasang, konfigurasi Windows, layanan, perangkat jaringan, hotfix, pengguna, dan berbagai data lainnya dari komputer yang dipantau.
PDQ Inventory menyediakan dua mode lisensi, yaitu Free dan Enterprise. Mode Free dapat digunakan tanpa batas waktu dan tanpa batas jumlah komputer yang dikelola, tetapi hanya menyediakan sebagian fitur. Enterprise membuka fitur tambahan seperti pemindaian terjadwal, Active Directory Sync, custom reports, custom scan profiles, Collection Library, dan berbagai kemampuan administrasi lainnya.
| Part | Nitroflare | Rapidgator |
| PDQ Inventory 20.1.28.0 | 🔴 DOWNLOAD | 🟢 DOWNLOAD |
Apa Itu PDQ Inventory?
PDQ Inventory merupakan solusi inventory dan administrasi komputer yang ditujukan terutama untuk administrator jaringan dan tim IT. Software ini menyimpan informasi inventory dari komputer yang dipindai ke database lokal, kemudian data tersebut dapat ditampilkan melalui console, collection, dan reports.
Proses inventory menggunakan berbagai scanner yang dijalankan pada komputer target. Scanner tersebut mengumpulkan informasi tertentu dan hasilnya disimpan dalam database PDQ Inventory. Data kemudian dapat digunakan untuk membuat filter, collection, dan laporan.
Dengan pendekatan ini, administrator tidak perlu memeriksa setiap komputer secara manual untuk mengetahui software atau hardware yang digunakan.
PDQ Inventory Free Download
Jika Anda mencari PDQ Inventory Free Download, tersedia mode Free resmi yang dapat digunakan tanpa membeli subscription. Menurut dokumentasi lisensi PDQ, Free mode dapat digunakan di lingkungan komersial, pemerintahan, maupun pendidikan.
Mode Free tidak memiliki batas waktu dan tidak membatasi jumlah komputer yang dapat dipindai atau dikelola. Namun, fitur yang tersedia merupakan subset dari fitur Enterprise.
Untuk mendapatkan installer yang aman, gunakan halaman download resmi dan pilih release build terbaru. PDQ juga menyediakan beta dan nightly builds, tetapi release build ditujukan sebagai versi yang paling stabil untuk penggunaan umum.
Versi Terbaru PDQ Inventory
PDQ secara rutin merilis pembaruan untuk Deploy dan Inventory. Pada 8 September 2026, release terbaru yang tercantum di halaman resmi PDQ adalah PDQ Inventory 20.1.21.0.
Release tersebut mencakup perbaikan yang berkaitan dengan license summary dan performa console, termasuk caching permintaan RBAC untuk membantu mempercepat peluncuran console.
Karena PDQ terus menerbitkan update, pengguna sebaiknya memeriksa halaman release resmi sebelum melakukan instalasi agar mendapatkan build terbaru.
Fitur Utama PDQ Inventory
1. Hardware Inventory
PDQ Inventory dapat mengumpulkan berbagai informasi hardware dari komputer yang dipindai. Administrator dapat menggunakan informasi tersebut untuk memahami konfigurasi perangkat yang ada di jaringan.
Data inventory dapat membantu melihat informasi seperti:
- Processor
- Memory
- Disk drive
- Network adapters
- Display
- Hardware devices
- Computer model
- Manufacturer
- BIOS information
- Chassis information
Data hardware dapat digunakan untuk membantu proses audit dan perencanaan upgrade perangkat.
2. Software Inventory
Salah satu fungsi penting PDQ Inventory adalah mendeteksi aplikasi yang terpasang pada komputer.
Applications scanner membaca lokasi tertentu pada Windows Registry dan mengumpulkan informasi seperti nama aplikasi, publisher, dan tanggal instalasi.
Fitur ini berguna ketika administrator ingin mengetahui aplikasi apa saja yang digunakan oleh komputer tertentu atau kelompok komputer.
3. Windows Configuration Inventory
Selain software dan hardware, PDQ Inventory dapat mengumpulkan berbagai konfigurasi Windows.
Contohnya termasuk:
- Windows Features
- Services
- Hot Fixes
- Environment Variables
- Scheduled Tasks
- Users & Groups
- Printers
- Network adapters
- Shares
Scan profile Standard menyediakan berbagai scanner dasar untuk mengumpulkan informasi inventory tersebut.
4. Collections
Collections memungkinkan administrator mengelompokkan komputer berdasarkan kondisi tertentu.
PDQ Inventory mendukung dynamic collections dan static collections. Dynamic collection dapat berubah secara otomatis berdasarkan filter yang ditentukan, sedangkan static collection dikelola secara manual.
Contoh collection yang dapat dibuat:
- Windows 11 computers
- Komputer dengan aplikasi tertentu
- Komputer dengan RAM tertentu
- Komputer yang membutuhkan perhatian
- Komputer berdasarkan departemen
- Komputer berdasarkan lokasi
Collections dapat membuat pengelolaan komputer dalam jumlah besar menjadi lebih terorganisir.
5. Reports
PDQ Inventory menyediakan berbagai laporan inventory yang dapat digunakan untuk melihat informasi dari komputer atau collection tertentu.
Pengguna Free dapat menjalankan laporan bawaan. Enterprise menambahkan kemampuan seperti custom reports yang dapat disimpan dan Auto Reports yang dapat dijalankan serta dikirim melalui email berdasarkan jadwal.
Report juga dapat diekspor sehingga informasi inventory dapat digunakan untuk dokumentasi atau analisis lebih lanjut.
6. Scanning Computers
Setelah komputer ditambahkan ke database, PDQ Inventory dapat melakukan scan untuk mengumpulkan informasi inventory.
Komputer dapat ditambahkan melalui beberapa metode, termasuk:
- Active Directory
- Network Discovery
- Computer Name
- Active Directory Browse
Namun, beberapa metode seperti Active Directory Sync dan Network Discovery membutuhkan Enterprise mode.
Saat komputer baru ditambahkan, komputer tersebut secara otomatis dipindai menggunakan Default Scan Profile.
PDQ Inventory Free Edition
PDQ Inventory Free mode cocok untuk pengguna yang membutuhkan inventory dasar tanpa subscription.
Menurut dokumentasi resmi, Free mode menyediakan beberapa kemampuan seperti:
- Manual hardware inventory scanning
- Manual software inventory scanning
- Prebuilt inventory reports
- Dynamic collections
- Static collections
- Integrasi dengan PDQ Deploy
- Remote administration tools
- Audit Logging
Mode Free tidak memiliki batas waktu penggunaan atau batas jumlah komputer.
Namun, administrator yang membutuhkan otomatisasi dan fungsi inventory tingkat lanjut mungkin membutuhkan Enterprise mode.
PDQ Inventory Free vs Enterprise
Perbedaan utama antara kedua mode adalah jumlah fitur yang tersedia.
Free Mode
Free mode dapat digunakan untuk:
- Hardware inventory
- Software inventory
- Manual scanning
- Prebuilt reports
- Static collections
- Dynamic collections
- Beberapa administrative tools
- Integrasi tertentu dengan PDQ Deploy
Enterprise Mode
Enterprise menambahkan fitur seperti:
- Scheduled inventory scans
- Active Directory Sync
- Custom scan profiles
- Custom reports
- Custom admin tools
- Custom Fields
- File scanning
- Registry scanning
- Central Server
- Auto Reports
- Collection Library
- Tools Library
- Role-Based Access Control
Enterprise juga menyediakan dukungan email dari PDQ.
PDQ menyediakan Enterprise Trial selama 14 hari yang memberikan akses penuh ke mode Enterprise selama masa trial.
PDQ Inventory untuk Windows
PDQ Inventory merupakan software yang berfokus pada lingkungan Windows. Administrator dapat menggunakan console untuk mengelola inventory komputer Windows dalam jaringan.
Pada komputer target, proses scanning membutuhkan akses administratif dan komunikasi jaringan yang sesuai. Karena itu, konfigurasi Windows Firewall, DNS, credentials, dan akses administratif perlu diperhatikan ketika melakukan deployment di jaringan.
Jika komputer tidak dapat dipindai, administrator dapat memeriksa konektivitas, credentials, firewall, serta status layanan yang diperlukan.
Cara Download PDQ Inventory
Untuk mendapatkan PDQ Inventory secara aman, gunakan release resmi dari pengembang.
Langkah umum:
- Buka halaman download resmi PDQ.
- Cari bagian PDQ Inventory.
- Pilih release build terbaru.
- Download installer.
- Jalankan installer sebagai administrator jika diperlukan.
- Selesaikan proses instalasi.
- Jalankan PDQ Inventory.
- Pilih Free mode atau gunakan Enterprise Trial jika membutuhkan fitur Enterprise.
PDQ menyediakan release, beta, dan nightly builds. Untuk komputer produksi, release build biasanya menjadi pilihan yang lebih sesuai karena merupakan build yang telah melalui pengujian lebih lengkap.
Cara Install PDQ Inventory
Setelah installer selesai diunduh, proses instalasi dapat dilakukan seperti software Windows lainnya.
Secara umum:
- Jalankan installer PDQ Inventory.
- Ikuti installation wizard.
- Setujui ketentuan lisensi.
- Pilih konfigurasi instalasi yang diperlukan.
- Selesaikan instalasi.
- Jalankan PDQ Inventory.
- Tentukan mode lisensi.
- Tambahkan komputer yang ingin di-inventory.
Setelah komputer ditambahkan, PDQ Inventory dapat melakukan scan menggunakan Default Scan Profile.

Cara Scan Komputer dengan PDQ Inventory
Untuk mendapatkan informasi dari komputer jaringan, komputer harus terlebih dahulu tersedia di database PDQ Inventory.
Setelah komputer ditambahkan, administrator dapat menjalankan scan secara manual. Enterprise mode juga mendukung automatic scanning dan scheduled scan profiles.
Data hasil scanning kemudian dapat dilihat melalui Computer Window.
Computer Window menyediakan informasi inventory untuk setiap komputer dan memungkinkan administrator menjalankan beberapa administrative tools dari lokasi yang sama.
Active Directory dan PDQ Inventory
PDQ Inventory dapat bekerja dengan Active Directory untuk membantu administrator mengorganisir komputer berdasarkan struktur jaringan.
Active Directory Collections dapat dibuat berdasarkan Organizational Units yang memiliki computer objects. Enterprise mode juga menyediakan Active Directory Sync yang dapat melakukan sinkronisasi secara otomatis berdasarkan jadwal.
Active Directory Sync dapat mendeteksi komputer baru yang ditambahkan ke Active Directory dan memasukkannya ke database PDQ Inventory.
Hal penting lainnya adalah PDQ Inventory tidak melakukan perubahan terhadap Active Directory ketika melakukan sinkronisasi.
Dynamic Collections dan Static Collections
Collections merupakan salah satu bagian penting dari workflow PDQ Inventory.
Dynamic Collections
Dynamic Collections menggunakan filter untuk menentukan komputer mana yang menjadi anggota collection.
Misalnya, administrator dapat membuat collection berdasarkan:
- Operating system
- Installed application
- Memory
- Hardware
- Windows version
- Inventory data tertentu
Ketika data inventory berubah, anggota dynamic collection dapat berubah berdasarkan filter yang digunakan.
Static Collections
Static Collections dikelola secara manual. Administrator dapat menambahkan atau menghapus komputer sesuai kebutuhan.
Fitur ini berguna untuk kelompok komputer yang ingin dikelola secara khusus dan tidak bergantung pada filter dinamis.
Scan Profiles
Scan Profiles menentukan jenis informasi yang ingin dikumpulkan dari komputer.
Standard Scan Profile, misalnya, mencakup berbagai scanner untuk mengumpulkan informasi dasar seperti Active Directory, applications, computer details, disks, displays, environment variables, hardware devices, hot fixes, memory, network adapters, printers, services, shares, users dan groups, serta Windows features.
Enterprise mode memungkinkan administrator membuat custom scan profiles dan menentukan jenis data yang ingin dikumpulkan serta jadwal pemindaiannya.
Hardware Inventory untuk Administrator IT
Hardware inventory dapat membantu administrator memahami perangkat yang tersedia dalam organisasi.
Dengan data yang terorganisir, tim IT dapat menggunakan informasi tersebut untuk:
- Audit perangkat
- Perencanaan upgrade RAM
- Pemeriksaan storage
- Identifikasi perangkat lama
- Inventarisasi workstation
- Perencanaan replacement
- Dokumentasi aset
Karena data berasal dari komputer yang dipindai, administrator tetap perlu memastikan scan berhasil dan data inventory masih terbaru.
Software Inventory untuk IT Management
Software inventory sangat berguna untuk mengetahui aplikasi yang terpasang pada komputer.
Misalnya, administrator dapat membuat collection untuk komputer yang memiliki aplikasi tertentu. Hal ini dapat membantu proses:
- Software audit
- Application management
- License review
- Troubleshooting
- Software upgrade planning
- Security review
Applications scanner mengumpulkan informasi aplikasi dari Windows Registry dan dapat menampilkan nama aplikasi, publisher, dan tanggal instalasi.
PDQ Inventory dan PDQ Deploy
PDQ Inventory dapat diintegrasikan dengan PDQ Deploy untuk menghubungkan informasi inventory dengan deployment software.
Mode Free juga mendukung integrasi tertentu dengan PDQ Deploy untuk melakukan deployment ke komputer tunggal atau collection.
Dalam Enterprise configuration, integrasi dapat memberikan kemampuan tambahan termasuk informasi deployment yang dapat ditampilkan di Inventory. Untuk kombinasi tertentu, PDQ mensyaratkan lisensi Enterprise pada Inventory dan Deploy.
Kombinasi Inventory dan Deploy dapat membantu workflow seperti:
Inventory → Filter/Collection → Deployment → Verification
Dengan workflow tersebut, administrator dapat menemukan komputer tertentu terlebih dahulu sebelum melakukan deployment software.
Administrative Tools
PDQ Inventory juga menyediakan berbagai tools administrasi yang dapat diakses dari console.
Contohnya:
- Remote Desktop
- Remote Assist
- VNC
- Event Viewer
- Run Command
- Reboot/Shutdown
- Wake-on-LAN
- Microsoft Management Console
- ADMIN$ Share
Ketersediaan beberapa fungsi dapat bergantung pada mode lisensi dan konfigurasi jaringan.
Security dan Privacy
Inventory software dapat mengakses informasi sistem yang cukup detail. Oleh karena itu, administrator harus menggunakan credentials dan permission yang sesuai.
PDQ juga menambahkan security improvements dalam release terbaru. Pada release 20.1.14.0, misalnya, PDQ memperbarui SQLite untuk menangani masalah keamanan tertentu dan meningkatkan accessibility pada PDF report generation.
Pada Januari 2026, PDQ juga menambahkan security-related improvements untuk database dan memberikan peringatan terkait risiko credential exposure ketika Network Discovery digunakan pada jaringan yang tidak tepercaya.
Sebaiknya PDQ Inventory hanya digunakan pada komputer dan jaringan yang memang menjadi tanggung jawab administrator.
PDQ Inventory untuk Small Business
Untuk bisnis kecil, mode Free dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan inventory dasar karena tidak memerlukan subscription dan tidak membatasi jumlah komputer yang dapat dikelola.
Contoh penggunaan:
- Mengetahui software yang terpasang
- Mengetahui hardware workstation
- Membuat collection komputer
- Menjalankan inventory reports
- Melakukan pemeriksaan perangkat
- Membantu troubleshooting
Jika organisasi membutuhkan automated scanning, Active Directory synchronization, atau reporting yang lebih kompleks, Enterprise dapat dipertimbangkan.
PDQ Inventory untuk Enterprise Network
Pada jaringan yang lebih besar, Enterprise mode menyediakan lebih banyak automation.
Fitur seperti Active Directory Sync, scheduled scanning, custom reports, Auto Reports, Central Server, Collection Library, custom fields, dan RBAC dapat membantu administrator mengelola workflow inventory secara lebih terstruktur.
Untuk organisasi besar, konfigurasi DNS, firewall, permissions, credentials, dan database juga harus direncanakan dengan baik.
Troubleshooting PDQ Inventory
Beberapa masalah umum dapat muncul ketika komputer gagal dipindai.
Periksa hal berikut:
Computer Offline
Pastikan komputer target aktif dan dapat diakses melalui jaringan.
Credentials
Pastikan akun yang digunakan memiliki permission yang diperlukan pada komputer target.
Firewall
Windows Firewall atau firewall jaringan dapat memblokir komunikasi yang dibutuhkan.
DNS
Pastikan nama komputer dapat di-resolve dengan benar.
ADMIN$ Share
Remote administrative operations tertentu membutuhkan akses ke ADMIN$ share.
Scan Status
Periksa scan status untuk melihat apakah proses sedang berjalan, gagal, atau menunggu.
Inventory Data Lama
Jika informasi terlihat tidak terbaru, jalankan scan manual kembali atau gunakan scheduled scan pada Enterprise mode.
Cara Update PDQ Inventory
PDQ menyediakan release builds secara berkala yang mencakup fitur baru, improvement, security enhancements, dan bug fixes.
Halaman release resmi menunjukkan bahwa PDQ Inventory menerima update secara rutin sepanjang 2026. Contohnya, release 20.1.21.0 diterbitkan pada September 2026.
Untuk sistem produksi, sebaiknya gunakan release build resmi dan baca changelog sebelum melakukan upgrade.
Apakah PDQ Inventory Benar-Benar Gratis?
Ya. PDQ Inventory Free mode benar-benar gratis menurut dokumentasi lisensi resmi PDQ.
Free mode:
- Tidak membutuhkan license atau subscription.
- Tidak memiliki batas waktu.
- Tidak memiliki batas jumlah komputer yang dapat dikelola.
- Dapat digunakan untuk commercial, government, dan education.
- Menyediakan subset fitur Inventory.
Enterprise merupakan mode berlisensi dengan fitur yang lebih lengkap.
Jadi, istilah “PDQ Inventory Free Download” dapat merujuk pada installer resmi yang menyediakan Free mode, bukan software bajakan atau versi crack.
Apakah PDQ Inventory Aman?
Mengunduh installer dari sumber resmi dan menjaga software tetap diperbarui merupakan pendekatan yang tepat untuk penggunaan yang lebih aman.
Hindari installer yang telah dimodifikasi, crack, keygen, atau activator karena file tersebut tidak diperlukan untuk menggunakan Free mode resmi.
Administrator juga harus membatasi akses ke console dan credentials sesuai kebutuhan organisasi.
Kelebihan PDQ Inventory
Beberapa kelebihan yang menonjol:
- Tersedia Free mode resmi.
- Tidak ada batas waktu untuk Free mode.
- Tidak ada batas jumlah komputer pada Free mode.
- Hardware inventory.
- Software inventory.
- Collections.
- Prebuilt reports.
- Berbagai scanner.
- Integrasi dengan PDQ Deploy.
- Dukungan workflow Active Directory.
- Enterprise menyediakan automation tambahan.
- Interface dirancang untuk administrator Windows.
Keterbatasan PDQ Inventory
Walaupun Free mode cukup lengkap untuk inventory dasar, beberapa kemampuan tingkat lanjut hanya tersedia di Enterprise.
Contohnya:
- Scheduled inventory scanning
- Active Directory Sync
- Custom scan profiles
- Custom reports yang disimpan
- Auto Reports
- Central Server
- Collection Library
- Custom Fields
- File dan Registry scanning
- Beberapa fungsi integrasi dan administrasi lanjutan
Karena itu, kebutuhan organisasi perlu disesuaikan dengan mode lisensi yang digunakan.
PDQ Inventory vs Software Inventory Biasa
Software inventory sederhana biasanya hanya mencatat daftar aplikasi yang terpasang. PDQ Inventory menyediakan pendekatan yang lebih luas karena inventory dapat mencakup hardware, software, Windows configuration, users, services, network adapters, hotfixes, dan berbagai data lainnya.
Selain mengumpulkan data, PDQ Inventory menyediakan collections, reports, scanners, dan administrative tools sehingga informasi inventory dapat digunakan dalam workflow IT.
Siapa yang Cocok Menggunakan PDQ Inventory?
PDQ Inventory dapat berguna untuk:
- IT administrators
- Network administrators
- System administrators
- Help desk teams
- Windows administrators
- Small businesses
- Schools
- Organizations with Windows networks
- Enterprise IT departments
Untuk kebutuhan inventory sederhana, Free mode dapat digunakan tanpa subscription. Untuk automation dan centralized management, Enterprise menyediakan fitur tambahan.
FAQ PDQ Inventory
Apakah PDQ Inventory gratis?
Ya. PDQ menyediakan Free mode tanpa biaya, tanpa batas waktu, dan tanpa batas jumlah komputer yang dikelola.
Apakah PDQ Inventory Free bisa digunakan untuk bisnis?
Ya. Dokumentasi resmi PDQ menyatakan Free mode dapat digunakan dalam lingkungan commercial, government, maupun education.
Apakah PDQ Inventory bisa melihat software yang terinstal?
Ya. Applications scanner dapat mengumpulkan informasi mengenai aplikasi yang terpasang, termasuk nama, publisher, dan tanggal instalasi.
Apakah PDQ Inventory mendukung Active Directory?
Ya. PDQ Inventory dapat membuat Active Directory Collections. Active Directory Sync tersedia dalam Enterprise mode.
Apakah PDQ Inventory memiliki scheduled scanning?
Scheduled inventory scanning tersedia dalam Enterprise mode. Free mode berfokus pada subset fitur dengan scanning manual.
Apakah PDQ Inventory bisa digunakan bersama PDQ Deploy?
Ya. PDQ Inventory menyediakan integrasi dengan PDQ Deploy. Beberapa fungsi integrasi tingkat lanjut membutuhkan Enterprise mode pada kedua produk.
Apakah PDQ Inventory memiliki trial?
Ya. Enterprise Trial resmi tersedia selama 14 hari dengan fungsi Enterprise penuh.
Apakah PDQ Inventory aman digunakan?
Software sebaiknya diperoleh dari sumber resmi dan digunakan dengan permission jaringan yang sesuai. Administrator juga perlu memperbarui software dan mengamankan credentials yang digunakan untuk scanning.
Apakah PDQ Inventory hanya untuk Windows?
PDQ Inventory dirancang terutama untuk inventory dan administrasi lingkungan Windows. Komputer yang tidak dapat dipindai juga dapat dimasukkan ke database dengan Allow Scan disabled untuk menyimpan informasi minimal tertentu.
Kesimpulan
PDQ Inventory adalah software inventory dan administrasi jaringan yang membantu administrator mendapatkan gambaran mengenai hardware, software, konfigurasi, dan informasi sistem komputer.
Salah satu keunggulan pentingnya adalah tersedianya Free mode resmi tanpa batas waktu dan tanpa batas jumlah komputer. Mode tersebut menyediakan fitur inventory dasar seperti manual hardware dan software scanning, prebuilt reports, collections, serta beberapa administrative tools.
Untuk organisasi yang membutuhkan automation, scheduled scanning, Active Directory Sync, custom reports, centralized management, dan fitur administrasi tingkat lanjut, Enterprise menyediakan kemampuan tambahan.
Jika tujuan Anda adalah mencari PDQ Inventory Free Download, gunakan installer resmi dan pilih Free mode daripada menggunakan crack, keygen, atau activator yang tidak resmi.


